Ust. Yusuf Mansur Rilis Film “ Cahaya Cinta Pesantren” Ini Kisahnya !
Pada umumnya
setiap pesantren pasti melarang keras yang namanya cinta-cintaan antar lawan
jenis di dalam lingkungan pesantren. Bahkan larangan keras tersebut dituangkan
dalam tata tertib pesantren, tentunya bagi yang mencoba-coba melanggarnya
hukuman pasti menantinya. Hukumannya pun berbeda, menurut tingkatan
pelanggaran, bahkan bisa jadi hukumannya di deportasi dari pesantren tersebut.
Larangan
berhubungan antar jenis tersebut tentunya berdasarkan tuntunan islam yang
melarang keras kedekatan seseorang non muhrim sebelum ia halal atau menjadi
pendamping hidup yang sah.
Terlepas dari
itu semua, tentu dengan teka-teki kehidupan di pesantren mempunyai cerita
sendiri, meskipun ada larangan keras mendekati lawan jenis tapi bumbu-bumbu
cinta pasti akan hadir diantara mereka. Buktinya tidak sedikit dari alumni
pesantren yang setelah tamat dari almamaternya kemudian menikah dengan teman
pesantrennya, baik itu santri antar santri, maupun dengan gurunya (Ustadz)
ataupun sebaliknya. Tentunya hubungan setelah alumni tersebut sudah masuk dalam
lingkaran yang sah sesuai syariat islam (menikah). Intinya, banyak dari alumni
pesantren yang menikah dengan teman pesantrennya sendiri yang awal
perkenalannya bermuara di pesantren tersebut.
Tidak dapat
dipungkiri, sekeras apapun disiplin yang diterapkan di sebuah pesantren pasti
ada santri yang nekat melanggarnya. Apalah daya, kalau mata hati hati sudah
melekat, taik kucing pun rasa coklat. Makanya pihak pesantren harus sangat lihai
memantau santrinya yang mencoba-coba mencari kesempatan dalam kesempitan. Biasanya,
interaksi terlarang ini berjalan via kirim-kirim surat dengan berbagai modus
berdasarkan inisiatif masing-masing. Ada yang menitipakan di kelas, ada yang
melampirkan dalam buku, bahkan ada yang menyampaikan via morse pramuka, haha. Pokoknya,
mereka akan berusaha memikirkan cara jitu untuk melancarkan i’tikatnya.
Tapi, sekuat
apapun usaha mereka pasti akan jatuh jua, maksudnya pasti akan ketahuan oleh
dewan guru. Pernah dengar #pesantren itu Suci ? secerdik apapun kita sembunyikan
bau busuk pasti akan tercium, ya ibarat sampah di lautan yang pada akhirnya
pasti akan terdampar ke daratan. Begitu juga dengan pesantren. Apapun dispilin
yang dilanggar oleh santri pasti akan ketahuan pada akhirnya.
Katanya, santri
itu sangat menyukai sebuah tantangan, makanya mereka tidak pernah kalah pada
sebuah hukuman. Tidak sedikit dari mereka yang memilih berjuang hingga titik
akhir perjuangan meskipun resikonya tinggi, salah satunya adalah di deportasi
dari pesantren. Tapi itulah namanya berjuang dibalik teka teki kehidupan
pesantren. Dibalik cinta mereka yang terhalang oleh dinding pesantren pasti ada
cerita sendiri bagi mereka.
#backtomaintopic
Nah, apa sebenarnya keinginan
Ust. Yusuf Mansur dari filmnya yang berjudul “ Cahaya Cinta Pesantren” ?
tentunya film edukasi religi ini ada pesan khusus yang ingin disampaikan kepada publik. kita tunggu saja tanyangnya. Seperti apa sinopsis film yang diangkat dari novelnya Ira Madan
yang berjudul “ Cahaya Cinta Pesantren” ini ?
Berikut sinopsis film tersebut
yang kami kutip dari www.sinopsisfilem21.com
:
Film drama Indonesia berjudul “Cahaya Cinta Pesantren” ini
merupakan film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama juga karya dari
Ira Madan. Berkisah tentang seorang anak nelayan di Danau Toba bernama Shila (
Yuki Kato ) yang ingin melanjutkan sekolahnya ke SMA Negeri favorit di
daerahnya akan tetapi tidak lolos.
Dengan keterbatasan biaya orang tuanya, Shila tidak mungkin
sekolah di SMA Swasta, jadi orang tuanya membujuk Shila agar masuk ke pesantren
di Pesantren Al-Amanah. Dengan dunia pesantren yang amat ketat dan disiplin,
Shila harus mencoba untuk beradaptasi. Di pesantren, Shila bersahabat dengan
Manda ( Febby Rastanty ), Aisyah ( Sivia Azizah ) dan Icut ( Vebby Palwinta ).
Dari ketiga sahabatnya, Shila merasa paling dekat dengan
Manda karena keduanya sama-sama tidak betah berada di pesantren. Keduanya tanpa
sepengetahuan yang lain pun kabur keluar dari pesantren, namun pada akhirnya
takdir membawa mereka untuk kembali ke pesantren. Dari waktu itu, Manda pun
akhirnya mantap untuk menjadi santri, sedangkan Shila masih belum begitu yakin.
Di masa pubernya Shila tersebut juga, dia harus terbawa
perasaan dengan jatuh hati terhadap santri seniornya yang bernama Rifqy (
Fachri Muhammad ). Dengan berbagai konflik juga, Shila menjadi harus menghadapi
berbagai rintangan dari persahabatan mereka yang menjadi runyam dan hingga
Shila mendapat peringatan akan dikeluarkan dari pesantren di saat dirinya telah
mulai benar-benar merasa nyaman di pesantren tersebut.
Hingga suatu saat Shila berhasil melalui semuanya karena
terdapat pesan dari sang ayahnya ‘Kalau kita mencintai segala sesuatu karena
Allah, maka kita tidak akan pernah kenal yang namanya kecewa atau sakit hati’ .
Jadwal Tayang :
- Movie Tayang: October 2016
- Movie Theaters: 01 October 2016
- Genre: Drama, Religion
- Companies: Fullframe Pictures
- Official: -
- MPAA
Rating: PG-13
Director: Raymond Handaya
Writers: Yusuf Mansur, Raymond Handaya
Stars: Yuki Kato, Rizky Febian,
Febby Rastanty, Sivia Azizah, Fachri Muhammad, Zee Zee Shahab, Elma Theana,
Vebby Palwita, Tabah Penemuan, Wirda Mansur
Ini dia trailernya !

